Showing posts with label Artikel PAUD. Show all posts
Showing posts with label Artikel PAUD. Show all posts

Wednesday, March 9, 2011

Jenis Permainan

Jenis permainan anak-anak atau tradisional yang berkembang di Indonesia.

a. Permainan jamuran. ini bertujuan untuk mengembangkan kognitif anak bagaimana nanti jalanya dan jadi apa?

b. Kucing dan tikus. bertujuan untuk mengembangkan fisik dan kognitif anak.caranya anak-anak berpegangan tangan membentuk lingkaran kemudian sitikus ada di dalam dan si kucing berada di luar lingkaran . anak – anak akan menjalankan tugas masing – masing .tugas tikus berlari agar kucing tidak dapat menangkapnya.sedangkan tugas kucing mengejar tikus sampai dapat.

c. Permainan menebak berbagai gerakan,suara binatang,dan jalannya binatang. permainan ini dilakukan untuk mengembangkan kreatifitas anak dengan cara bermain berkelompok.

d. Permaianan gateng. tujuan permainan ini mengembangkan bahasa dan empati serta kesabaran anak ketika bermain menunggu giliran.

e. Sepak bola. permainan ini untuk mengembangkan sosial emosional anak.bagaimana anak dapat mempertahankan bolanya agar tidak dapat masuk kegawangnya dan bagaimana bola dapat masuk ke gawang lawan.

f. Petak umpet. dapat dilakukan minimal tiga orang.tujuannya untuk mengembangkan emosional anak.

g. Pasaran .anak bermain seperti di pasar yaitu berdagang dan lain-lain.tujunnya untuk mengembangkan bahasa dan kognitifdan social emosional.

h. Kelereng .anak bermain kelereng bertujuan untuk mengembangkan motorik kasar dan halus.biasanya dilakukan berkelompok maupun individu.

i. Sepak takrow mengembangkan kemampuan fisik , kognitif

j. Lompat tali. permainan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan fisik.

k. Dakon. permainan ini untuk mengembangkan motorik halus .

l. Perang-perangan ( bermain peran )

m. Bola kasti bertujuan untuk mengembangkan social emosional,bahasa dan lain-lain.permainan ini dilakukan dengan berkelompok.

n. Bola bekel . permainan bekel dilakukan dengan dua orang atau lebih.tujuannya untuk mengembangkan motorik anak.

o. Bermain karet gelang . tujuannya untuk mengembangkan kognitif anak. permainan ini dapat dilakukan individu

p. Gelang sedotan.

q. Puzzle pagar

r. Cetakan bentuk hati

s. Permainan dan bahasa.

t. Permainan tenggelam dan terapung.tujuannya untuk mengenalkan sains.bahwa

u. Air mengandung garam akann lebih rapat dan bisa menahan berat lebih besar.

Jenis Permainan

JENIS PERMAINAN MENURUT Drs. SLAMET SUYANTO,M.Ed.

a. permainan fisik.permainan seperti kejar – kejaran ,gobag sodor , ci , dan sudah mandah misalnya menggunakan banyak kegiatan fisik anak usia 5 – 7 tahun sering bermain kejar – kejaran , menangkap temannya , dan jatuh bergulingan permainan seperti itu tidak hanya terjadi di Indonesia , tetapi juga diseluruh dunia. Jadi dengan bermain , fisik anak akan tumbuh menjadi sehat dan kuat untuk melakukan garakan dasar.

b. Lagu anak – anak.lagu anak – anak biasanya dilakukan sambil bergerak, menari , atau berpura – pura menjadi sesuatu atau seseorang.berdasarkan ifatnya ada lagu yang harmonis , ada yang mengandung teka – teki , ada pula yang mengandung nilai – nilai yang luhur.unsur lagu yang menarik adalah adanya rhime atau bunyi akhir yang sama.

c. Bermain teka – teki dan berpikir logis mathematic .banyak permainan yang tujuannya mengembangkan kemampuan berpikir logis dan matematis. Salah satu diantaranya adalah lowok , suatu permainan yang menggunakan karet gelang. Dengan permainan ini , anak-anak bermain dengan ganjil dan genap,lebih banyak dan lebih sedikit.begitu pula dengan permainan benthic dan dakon.

d. Bermain dengan benda – benda . permainan dengan obyek seperti air , pasir , dan balok dapat membantu anak mengembangkan berbagai aspek perkembangan.anak – dapat belajar cirri – cirri benda tersebut.misalnya saat bermain air anak dapat mengenalsifat –sifat air.air juga dapat digunakan untuk belajar konservasi volume zat cair dan belajar matematika.balok dapat digunakan untuk membentuk berbagai macam bentuk bangunan , belajar klasifikasi , dan mengembngkan imajinasi.

e. Bermain peran.jenis permainan ini antara lain meliputi sandiwara , drama , bermain peran , dan jenis permainan lain ketika anak memerankan permainan itu.

Peran paud dalam kehidupan masyarakat

Peran paud sebagai bekal dalam kehidupan masyarakat

Pada umumnya sekolah merupakan tempat anak didik untuk memperoleh pengalaman-pengalaman, pengetahuan, keterampilan sehingga anak didik akan mendapat bekal hidup kelak bekerja di lingkungan masyarakat luas. Anak usia dini pada hakikatnya adalah manusia yang memerlukan bimbingan, secara kodrati seorang anak sangat perlu pendidikan dan bimbingan dari orang dewasa. Masyarakat sebagai lingkungan terbesar dalam kehidupan, berguna untuk melatih jiwa anak dalam bersosialisasi terhadap masyarakat, seperti bermain dan bergaul. Yang harus diperhatikan pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak misalnya anak yang terdidik dalam keluarga yang religius, setelah dewasa akan cenderung menjadi manusia yang religius pula. Lingkungan dan keluarga sebagai pendidikan kedua setelah sekolah, orang tua memiliki peran yang cukup strategis dalam membantu guru memaksimalkan proses pembelajaran bagi anak-anak usia prasekolah. Dalam menyikapi berbagai perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat dalam masyarakat, maka orang tua harus memiliki pegangan edukatif dalam menciptakan suasana pembelajaran. Tugas pokok orang tua yang dapat diberdayakan guru dalam meningkatkan perannya adalah : 1. Memberi nama yang tepat. Pemberian nama akan memberi identitas kepada anak. Dengan berbagai kemajuan dan perubahan sosial nama anak semakin baik dan beragam, namun identitas keklaminan justru sangat penting. 2. Kebiasaan memberikan pakaian yang sesuai. Berikan pakaian yang sesuai dengan anak agar nantinya Orangtua tidak bingung dengan kebiasaan anak yang kelaki-lakian atau keperempuan-perempuanan akibat dari seringnya memberikan pakaian yang tidak sesuai. 3. Pemilihan warna yang tepat, sebab warna dan motif juga sangat berpengaruh terhadap identitas kekelaminan. 4. Pengembangan hobi yang menunjang. Kecenderungan biasanya terbaca sejak kecil sehingga pengembangan hobi yang sesuai akan memberikan bekal yang baik untuk perkembangan anak. 5. Memberikan batasan-batasan, aturan-aturan dengan bimbingan yang tepat 6. Memperhatikan tugas dalam rumah tangga. Secara tidak langsung anak akan memperhatikan dan mengerti tugas dan